ABDIDALEM : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan Lembaga
https://jurnal.gerakanedukasi.com/index.php/abdidalem
<p><strong>ABDIDALEM:</strong> Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan Lembaga terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) yang didedikasikan untuk berbagi hasil penelitian dan solusi praktis di bidang pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kelembagaan. Jurnal ini diterbitkan oleh CV. Gerasi Insan Nusantara. Tim redaksi mengundang akademisi, praktisi, dan peneliti untuk mempublikasikan karyanya yang menjawab tantangan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas masyarakat. Artikel akan ditelaah oleh para ahli sebelum diterima untuk dipublikasikan dan setiap penulis bertanggung jawab penuh atas isi artikel yang dipublikasikan</p>en-USABDIDALEM : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan LembagaPELATIHAN PUPUK MANDIRI “DAPUR BIJAK, BUMI SEHAT” LANGKAH KECIL DARI RUMAH UNTUK MENYELAMATKAN LINGKUNGAN DI DESA SUKOREJO KECAMATAN KARANGREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG
https://jurnal.gerakanedukasi.com/index.php/abdidalem/article/view/168
<p><em>Permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Sukorejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada Juli 2025. Berdasarkan hasil observasi dan interaksi dengan warga, diketahui bahwa produksi sampah rumah tangga cukup tinggi, namun belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim KKN melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk kompos mandiri dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dirancang secara partisipatif bersama warga agar solusi yang ditawarkan bersifat aplikatif dan berkelanjutan. Pelatihan dilaksanakan di Balai Desa Sukorejo dan diikuti oleh lebih dari 40 peserta, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. Materi pelatihan mencakup teori dasar pengelolaan sampah organik dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos menggunakan bahan lokal seperti sisa sayuran, daun kering, air cucian beras, dan EM4. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga, munculnya inisiatif pembentukan kelompok kompos, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di Desa Sukorejo</em></p>Elda FarhanaAulia Toriqi FadahMuhammad Advent Arsyi Haqqi PratamaAlin NurhidayahUswatun Hasanah
Copyright (c) 2025 ABDIDALEM : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan Lembaga
2026-01-092026-01-09101OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN MELALUI PENANAMAN POHON DAN EDUKASI SAMPAH DI DESA JAJAR
https://jurnal.gerakanedukasi.com/index.php/abdidalem/article/view/167
<!--StartFragment--> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal; margin: 0in 27.25pt 0in 21.3pt;"><em><span lang="EN-ID" style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Environmental problems are becoming increasingly complex due to rising human activities that pay little attention to ecosystem balance. One of the most significant challenges facing society today is the decline in environmental quality caused by minimal reforestation efforts and ineffective waste management. The main activities implemented during the Community Service Program (KKN) of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung were tree planting and installation of waste education signage in Jajar Village. A total of 314 tree seedlings were successfully planted, and two waste education signs were installed at strategic points throughout the village. These activities involved village government, students, and local residents. Through the ABCD (Asset-Based Community Development) approach, this program successfully increased community awareness regarding the importance of reforestation and waste management. The results demonstrate success in building collaboration and community independence in maintaining their environment.</span></em></p> <!--EndFragment--> <p> </p>ibnu syaifullohSiska Witia Anggraeni Alfina ChoirunnisaWanda Ayu Damayanti Chindy Fityria Wardani Arina Naila UlwiyyahAnnas Ribab Sibilana
Copyright (c) 2025 ABDIDALEM : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan Lembaga
2026-01-092026-01-09101Pelatihan Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai Upaya Penguatan Karakter Islami Siswa Sekolah Dasar Melalui Manajemen Pendidikan Islam
https://jurnal.gerakanedukasi.com/index.php/abdidalem/article/view/231
<p><em>Pelatihan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan strategi inovatif dalam pendidikan Islam yang menekankan penguatan karakter Islami peserta didik melalui internalisasi nilai kasih sayang, empati, tanggung jawab spiritual, dan akhlak mulia. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, merancang, dan melaksanakan pembelajaran berbasis KBC secara sistematis dan berkelanjutan. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif, studi kasus, simulasi pembelajaran, serta pendampingan praktik langsung di kelas bagi guru-guru SD berbasis Islam di Kabupaten X selama tiga hari. Metode pelaksanaan mencakup: (1) analisis kebutuhan, untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman guru terhadap nilai-nilai KBC dan kendala implementasi; (2) penyusunan modul KBC, yang mengintegrasikan prinsip-prinsip cinta dalam kurikulum dan manajemen kelas; (3) pelatihan interaktif, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang RPP berbasis KBC dan menerapkan strategi pembelajaran yang humanistik; (4) pendampingan implementasi, dengan observasi langsung dan bimbingan praktik di kelas; serta (5) evaluasi dan refleksi, untuk menilai efektivitas pelatihan dan dampak KBC terhadap karakter siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, yang mampu menginternalisasi nilai cinta dalam proses belajar mengajar. Dampak positif terhadap siswa terlihat dari penguatan karakter Islami, meliputi kejujuran, disiplin, empati, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Pelatihan ini juga menegaskan pentingnya manajemen pendidikan Islam berbasis nilai dalam mendukung keberlanjutan implementasi KBC, melalui perencanaan, pendampingan, dan evaluasi yang sistematis. Dengan demikian, KBC bukan hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membentuk lingkungan sekolah yang humanistik, harmonis, dan berorientasi pada pengembangan karakter Islami yang holistik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan dasar berbasis nilai Islam yang relevan di era abad ke-21.</em></p>SutrisnoMuh Ibnu SholehMahfudz Ahmad ZakiImro'atus Solikah
Copyright (c) 2026
2026-01-092026-01-09101